" MEDIA ONLINE BYAZ SURYA DJAGAD TIDAK BERTANGGUNG JAWAB APABILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN DARI MEDIA INI YANG NAMANYA TIDAK TERCANTUM DALAM DAFTAR ANGGOTA REDAKSI DAN CREW YANG TIDAK MEMENUHI TUGAS JURNALISNYA AKAN DI HAPUS DARI DAFTAR ANGGOTA." " Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya memberikan mandat kepada Joko Widodo ( Jokowi) sebagai calon Presiden 2014." " Para penyelidik yang melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini punya kekhawatiran besar. Dikhawatirkan, pesawat yang hilang tersebut saat ini berada di bagian paling dasar Samudera."
Home » » Hujan Yang Masih Sering Turun, Mengakibatkan Jadwal Panen Dan Pemupukan Mundur

Hujan Yang Masih Sering Turun, Mengakibatkan Jadwal Panen Dan Pemupukan Mundur

Written By Byaz.As on Rabu, 17 Juli 2013 | 12.30

Ngawi - Rabu (17/7/13) Panen raya tanaman tebu sudah hampir satu bulan di mulai, namun proses pemanenanya tersendat  karena hujan yang masih sering turun, mengakibatkan jalan masuk ke lokasi perkebunan tebu susah di jangkau. Petani tebu banyak yang mengeluh dan berharap musim kemarau  akan segera tiba  agar proses penebangan Tebu bisa lancar dan harga jual meningkat.

Begitu juga bagi para pengusaha pupuk cair  Orgami Juga ikut mengeluh karena situasi cuaca yang tidak menentu ini, untuk tahun sebelumnya di bulan Juni permintaan pupuk cair  sudah kewalahan, namun untuk bulan juli 2013 ini belum maksimal,  karena akses jalan serta lahan yang belum siap di pupuk.  Amin Suryanto  Marketing PT Kahuripan Bms menjelaskan ke media ini saat di temui di lokasi pemupukan di dusun Selompak Desa Tambakromo Padas Ngawi  “ Biasanya bulan juni kita sudah memulai proses pemupukan tebu,  namun tahun ini karena cuaca yang tidak menentu jadi ya sabar mas,  berpikiran positif dengan cuaca begini kita bisa lebih fokus untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan .” Jelasnya.

Usaha yang di miliki Haji Ridwan Sukono ini hampir meliputi wilayah Ngawi, Bojonegoro dan magetan,  ada 21 karyawan namun karena cuaca yang masih kurang mendukung,  baru 6 karyawan yang masuk bekerja.  Marketing Kahuripan Bms itu menambahkan lagi bahwasanya minimal sehari bisa mengeluarkan pupuk sampai 75.000 liter. ” Untuk pengeluaran pupuk kami sehari itu bisa mencapai 15 tangki mobil truk  satu tangki  berisi 5.000 liter harga jual kami Rp.650.000 dalam satu tangki,  Petani tebu sudah tidak repot untuk proses pemupukannya ada Team khusus dari PT Kahuripan Bms yang memupukannya,”  Terangnya . (Yan)



             Redaksi@Suryajagad.com
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : FB REDAKSI | IN TV | CV KOMBIS SOLID
Copyright © 2011. BSDJ TV - All Rights Reserved
Template Created by MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad