" MEDIA ONLINE BYAZ SURYA DJAGAD TIDAK BERTANGGUNG JAWAB APABILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN DARI MEDIA INI YANG NAMANYA TIDAK TERCANTUM DALAM DAFTAR ANGGOTA REDAKSI DAN CREW YANG TIDAK MEMENUHI TUGAS JURNALISNYA AKAN DI HAPUS DARI DAFTAR ANGGOTA." " Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya memberikan mandat kepada Joko Widodo ( Jokowi) sebagai calon Presiden 2014." " Para penyelidik yang melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini punya kekhawatiran besar. Dikhawatirkan, pesawat yang hilang tersebut saat ini berada di bagian paling dasar Samudera."
Home » » Ritual Tahunan Keduk Beji Di Sendang Tawun

Ritual Tahunan Keduk Beji Di Sendang Tawun

Written By Byaz.As on Selasa, 25 Juni 2013 | 14.00

Ngawi-Selasa (25/06/13) Tradisi bersih desa (nyadran) istilah warga setempat kembali digelar warga Tawun,Kecamatan Kasreman.Tradisi yang dipusatkan di sendang desa setempat itu berlangsung menarik.Warga mandi lumpur ramai-ramai di areal beji-begitu masyarakat sekitar menyebutnya.

Pasir yang diambil dari dasar beji digosok-gosokkan ke bagian muka,tangan dan kaki.Mitosnya,mandi lumpur yang dibarengi dengan menguras sendang Tawun bisa awet muda dan terhindar dari berbagai penyakit kulit.”Warga sudah memercayainya itu.Jadi setiap ada kegiatan keduk beji banyak yang mandi di sendang,”Informasi dari warga sekitar yang tak mau di sebut identitasnya, mengatakan semenjak dari kecil ikut mandi dan melakukan ritual ini tidak pernah sakit kembali lagi pada orangnya  Percaya atau tidak,akan tetapi kami merasakan keajaiban itu,” Tambahnya.

Mandi lumpur merupakan ritual yang sudah turun temurun.Tradisi adat itu dilakukan pada Selasa kliwon. Untuk bulan tergantung kesepakatan tokoh masyarakat dan perangkat desa.Biasanya,menyesuaikan dengan usai masa panen raya petani.”Sesaji yang dibawa warga kebanyakan juga hasil bumi,”terang Supomo,juru kunci sendang Tawun.
Selain hasil bumi,sesaji yang disiapkan pada keduk beji adalah jajan pasar,nasi,dan bunga beraneka macam. Selain itu,kambing guling yang disantap warga secara beramai-ramai usai tirual.”Ini bentuk rasa sukur warga.Sesaji itu harus dipenuhi,”penjelasanya, Prosesi keduk beji diawali dengan mandi lumpur dan menguras sendang.

Setelah itu,giliran juru kunci atau silem yang mengambil peran.Sebelum menyelam ke dasar sendang,tubuhnya dilumuri bedak dan diberi penanda janur di lengan dan kepala.Setelah membakar dupa dan membaca mantra tertentu,dilakukan mbukak sumber.
Yakni,juru kunci diiringi warga menyelam selama beberapa menit ke dasar sendang Tawun.”Puncaknya ya menyelam itu.Tidak sembarang orang bisa melakukannya,”ungkapanya

Kembali lagi harus hati-hati dalam menyikapi hal ini jangan sampai aqidah tertukar semua ini hanya Tradisi jangan jadikan sebuah keyakinan. (Ana)

                   Redaksi@Suryajagad.com
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : FB REDAKSI | IN TV | CV KOMBIS SOLID
Copyright © 2011. BSDJ TV - All Rights Reserved
Template Created by MAS TEMPLATE Website Created by BSDJ TV
Proudly powered by Byaz Surya Djagad